DLH Probolinggo Benahi Kontainer Sampah untuk Perkuat Layanan Kebersihan
Probolinggo - Dinas Lingkungan Hidup atau DLH
Kabupaten Probolinggo mulai melakukan perawatan dan peremajaan armada kontainer
sampah secara bertahap. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kualitas pelayanan
kebersihan, sekaligus memastikan sarana pengangkutan sampah tetap layak
digunakan di wilayah operasional.
Kepala DLH Kabupaten Probolinggo, Roby Siswanto, mengatakan
pembenahan armada menjadi bagian penting dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Menurutnya, kontainer sampah merupakan fasilitas publik yang langsung
bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat, sehingga kondisi fisiknya harus terus
dipantau dan diperbaiki secara berkala.
“Pembenahan ini kami lakukan secara bertahap menyesuaikan
dengan porsi anggaran yang ada. Prioritas kami adalah memastikan fasilitas
publik ini dapat berfungsi kembali secara optimal,” kata Roby, Minggu, 17 Mei
2026.
Perawatan tersebut menyasar kontainer yang mengalami
kerusakan akibat usia pakai, termasuk bagian yang berkarat, berlubang, atau
tidak lagi maksimal menampung sampah. DLH menyebut proses perbaikan dilakukan
berdasarkan tingkat kerusakan agar armada yang masih bisa digunakan tetap
beroperasi, sementara unit dengan kerusakan berat masuk antrean perbaikan
total.
Untuk mencegah sampah tercecer selama proses pengangkutan,
DLH juga menerapkan standar operasional prosedur atau SOP lebih ketat bagi
petugas di lapangan. Kontainer dengan kerusakan ringan diminta ditutup atau
dilapisi secara rapat, sedangkan kontainer yang dinilai tidak aman akan ditarik
dari jalur pelayanan.
Roby menegaskan, pembenahan sarana persampahan tidak hanya
berkaitan dengan estetika kota, tetapi juga menyangkut kesehatan lingkungan dan
kenyamanan warga. Armada yang layak dinilai dapat membantu mempercepat proses
pengangkutan, mengurangi potensi sampah tercecer di jalan, serta memperkuat
pengelolaan retribusi kebersihan daerah.
DLH Kabupaten Probolinggo berharap program perawatan dan
peremajaan kontainer ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap
layanan kebersihan. Pemerintah daerah juga membuka ruang masukan dari warga dan
media sebagai bahan evaluasi pelayanan persampahan di lapangan.
Dengan pembenahan bertahap tersebut, pengelolaan sampah di
Kabupaten Probolinggo diharapkan semakin higienis, tertib, dan akuntabel,
terutama di tengah meningkatnya kebutuhan layanan kebersihan pada kawasan
permukiman, pasar, dan titik-titik aktivitas publik.

Comments
Post a Comment