Libur Panjang Dongkrak Penumpang Kereta di Pasuruan, KAI Catat Lonjakan Mobilitas
Pasuruan - Momen libur panjang atau long weekend
Kenaikan Yesus Kristus 2026 berdampak langsung pada peningkatan mobilitas
penumpang kereta api di wilayah Pasuruan dan sekitarnya. Sejumlah stasiun yang
berada dalam lintasan operasional KAI wilayah timur Jawa terpantau mengalami
lonjakan penumpang sejak awal masa libur panjang.
Peningkatan jumlah penumpang mulai terlihat sejak Rabu, 13
Mei 2026. Pada hari pertama periode libur panjang, PT Kereta Api Indonesia
mencatat sebanyak 11.331 penumpang naik dari berbagai stasiun di wilayah Daop 9
Jember. Sementara itu, jumlah penumpang yang turun atau tiba di wilayah
tersebut mencapai 12.140 orang. Kepadatan masih berlanjut pada Kamis, 14 Mei
2026, dengan 10.578 penumpang tercatat melakukan perjalanan menggunakan kereta
api.
Lonjakan tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat
menggunakan kereta api sebagai moda transportasi utama selama libur panjang.
Kereta api dinilai tetap menjadi pilihan karena menawarkan ketepatan waktu,
kenyamanan perjalanan, serta akses langsung ke berbagai kota tujuan, terutama
kawasan wisata, pusat ekonomi, dan daerah tujuan keluarga.
Manajer Hukum dan Humas PT KAI Daop 9 Jember, Cahyo
Widiantoro, menyampaikan bahwa animo masyarakat terhadap perjalanan kereta api
selama libur panjang terpantau cukup tinggi. Tiket kereta api untuk periode
13–17 Mei 2026 di wilayah Pasuruan hingga Banyuwangi bahkan telah dipesan
puluhan ribu calon penumpang. Berdasarkan data yang dihimpun, penjualan tiket
pada periode tersebut mencapai 54.741 tiket hingga Kamis pagi.
Kepadatan penumpang tidak hanya terjadi di wilayah Pasuruan
dan jalur timur Jawa. Secara nasional, KAI mencatat peningkatan mobilitas
pelanggan pada dua hari pertama libur panjang. Pada Rabu, 13 Mei 2026, KAI
melayani 196.370 pelanggan. Angka itu meningkat pada Kamis, 14 Mei 2026 menjadi
197.333 pelanggan. Total pelanggan yang dilayani dalam dua hari pertama
mencapai 393.703 orang untuk layanan kereta api jarak jauh dan lokal.
Tingginya angka perjalanan tersebut memperlihatkan bahwa
libur panjang masih menjadi momentum utama bagi masyarakat untuk bepergian,
baik untuk berwisata, bersilaturahmi, maupun melakukan perjalanan antarkota. Di
Jawa Timur, peningkatan penumpang juga dipengaruhi oleh banyaknya destinasi
wisata dan konektivitas jalur kereta yang menghubungkan Pasuruan, Probolinggo,
Jember, Banyuwangi, serta kota-kota besar lainnya.
KAI mengimbau masyarakat yang hendak bepergian menggunakan
kereta api untuk memeriksa kembali jadwal keberangkatan, memastikan identitas
sesuai dengan tiket, serta datang lebih awal ke stasiun. Hal ini penting untuk
menghindari keterlambatan, terutama saat volume penumpang meningkat pada masa
libur panjang.
Selain itu, calon penumpang yang belum mendapatkan tiket
disarankan melakukan pengecekan secara berkala melalui kanal resmi KAI.
Penjualan tiket masih berjalan melalui aplikasi Access by KAI, loket stasiun,
dan kanal resmi lainnya. Hingga Jumat, 15 Mei 2026 pukul 10.00 WIB, penjualan
tiket KAI secara nasional untuk periode keberangkatan 13–17 Mei telah mencapai
778.318 tiket dan masih berpotensi bertambah.
Peningkatan jumlah penumpang kereta api selama long weekend
menjadi gambaran kuat bahwa mobilitas masyarakat kembali bergerak dinamis. Di
sisi lain, kondisi tersebut juga menuntut kesiapan operator transportasi dalam
menjaga layanan, keamanan, dan kenyamanan penumpang selama periode puncak
perjalanan.

Comments
Post a Comment