Wartaargopuro.online

lisensi

Friday, October 16, 2026, October 16, 2026 WIB
Last Updated 2026-10-16T13:54:21Z
OLAHRAGA

Dari Lapangan Futsal, GP Ansor Probolinggo Bangun Semangat Santri dan Siapkan Bibit Atlet Muda

Advertisement
PROBOLINGGO, WartaArgopuro.online – Peringatan Hari Santri Nasional 2026 menjadi momentum bagi Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Probolinggo untuk menunjukkan bahwa semangat santri tidak hanya tumbuh melalui kegiatan keagamaan, tetapi juga dapat diwujudkan melalui olahraga dan pembinaan generasi muda.

Melalui Ansor Tournament Futsal Cup 2026, organisasi kepemudaan tersebut mempertemukan 16 klub futsal dari Kota dan Kabupaten Probolinggo dalam kompetisi yang digelar di Lapangan Pro Futsal, Jalan Gus Dur, Kelurahan Ketapang, Kota Probolinggo, Jumat (16/10/2026).

Turnamen tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua PC GP Ansor Kota Probolinggo, Salamul Huda, S.H., dengan tujuan memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat olahraga sekaligus mempererat hubungan persaudaraan.

Berbeda dengan kegiatan yang hanya melibatkan kader organisasi, kompetisi ini terbuka bagi masyarakat umum. Klub-klub futsal dari berbagai komunitas mendapat kesempatan untuk berpartisipasi dalam ajang yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional.

Ketua PC GP Ansor Kota Probolinggo, Salamul Huda, mengatakan bahwa futsal dipilih karena merupakan salah satu cabang olahraga yang memiliki banyak peminat di kalangan anak muda.

Menurutnya, besarnya antusiasme generasi muda terhadap futsal perlu didukung melalui kompetisi yang sehat agar kemampuan para pemain dapat terus berkembang.

“Peringatan Hari Santri kali ini kami rayakan dengan menggelar turnamen futsal yang diikuti klub-klub dari Kota maupun Kabupaten Probolinggo. Futsal banyak diminati anak muda dan menjadi salah satu olahraga bergengsi di wilayah Probolinggo,” ujar Salamul Huda.

Pria yang akrab disapa Salam itu menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk perhatian GP Ansor terhadap potensi generasi muda yang membutuhkan ruang untuk menyalurkan minat dan bakat.

Baginya, organisasi kepemudaan perlu menghadirkan program yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat, termasuk menyediakan wadah kompetisi olahraga bagi anak muda.

“Kami melihat banyak anak muda yang menyukai olahraga ini. Karena itu, kami memfasilitasi mereka melalui turnamen seperti ini. Pesertanya bukan hanya anggota internal Ansor, tetapi terbuka untuk umum,” katanya.

Salamul Huda berharap kehadiran Ansor Cup dapat memberikan pengalaman bertanding sekaligus menjadi tempat membangun kebersamaan di antara para pemain dari berbagai komunitas.

Selain keterampilan olahraga, turnamen tersebut juga diharapkan mampu menanamkan nilai kedisiplinan, kerja sama tim, tanggung jawab, dan sportivitas.

KONI Harapkan Muncul Atlet Potensial

Penyelenggaraan Ansor Cup 2026 mendapat apresiasi dari Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Probolinggo, Zulfikar Imawan.

Zulfikar menilai kegiatan olahraga yang melibatkan organisasi kepemudaan memiliki peran penting dalam mendukung pembinaan atlet di tingkat daerah.

Menurutnya, kompetisi semacam ini dapat menjadi tempat bagi pemain muda untuk memperlihatkan kemampuan, sekaligus membuka peluang munculnya bibit atlet yang dapat dikembangkan lebih lanjut.

“Melalui turnamen Ansor Cup ini, kita melihat GP Ansor mampu menjadi wadah pemersatu, menjaga ukhuwah, sekaligus membina bibit atlet futsal potensial untuk Kota Probolinggo,” ungkap Zulfikar.

Ia berharap para pemain yang menunjukkan potensi dapat memperoleh kesempatan mengikuti pembinaan sehingga mampu bersaing dalam kompetisi yang lebih tinggi.

Salah satu harapan tersebut adalah munculnya pemain berkualitas yang berpeluang memperkuat Kota Probolinggo dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur hingga kejuaraan tingkat nasional.

Namun, Zulfikar mengingatkan bahwa olahraga bukan semata-mata tentang kemenangan atau kemampuan mencetak gol.

Menurutnya, pembentukan karakter melalui kedisiplinan, sportivitas, serta sikap saling menghormati merupakan bagian penting dari proses pembinaan seorang atlet.

“Menang dan kalah itu biasa. Yang terpenting, silaturahmi dan ukhuwah tetap terjaga. Tunjukkan bahwa santri juga menjadi teladan dalam kedisiplinan dan akhlak mulia, termasuk di lapangan,” pesannya.

Perkuat Persaudaraan Lewat Olahraga

Penyelenggaraan Ansor Tournament Futsal Cup 2026 menjadi salah satu contoh bagaimana peringatan Hari Santri dapat dikemas melalui kegiatan yang dekat dengan kehidupan generasi muda.

Dengan melibatkan 16 klub dari Kota dan Kabupaten Probolinggo, kompetisi tersebut membuka ruang interaksi antarkomunitas yang selama ini memiliki minat sama terhadap olahraga futsal.

Di bawah kepemimpinan Salamul Huda, GP Ansor Kota Probolinggo berupaya memperluas keterlibatan organisasi dalam berbagai kegiatan sosial dan kepemudaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Turnamen ini juga menjadi sarana memperkenalkan nilai-nilai persaudaraan dan kebersamaan yang selama ini menjadi bagian dari semangat GP Ansor.

Melalui Ansor Cup, peringatan Hari Santri Nasional 2026 diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mampu memberikan kontribusi terhadap pengembangan potensi generasi muda.

Kompetisi tersebut diharapkan dapat mendorong lahirnya pemain futsal berbakat sekaligus memperkuat semangat persaudaraan, kedisiplinan, dan sportivitas di kalangan pemuda Probolinggo.(adv)